Selasa, 07 Oktober 2014



C.Saluran-saluran akses internet dan kecepatan aksesnya
            Ada beberapa cara untuk mengakses internet,salah satu diantaranya adalah dengan menghubungkan komputer kita ke jaringan komputer yang telah terhubung dengan internet. Dalam hal ini kita perlu mendapatkan izin dari administrator jaringan tersebut dan melakukan seting pada komputer kita setelah terhubung dengan jaringan itu.
            Cara yang lain adalah dengan menggunakan saluran telekomunikasi yang kita miliki. Dalam hal ini terlebih dulu kita sebelumnya perlu menyiapkan perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan dan menghubungi penyedia layanan internet (ISP) untuk berlangganan. Ada banyak ISP yang menawarkan beragam fasilitas kepada konsumennya dengan harga yang bervariasi pula. Oleh karan itu,kita perlu mempertimbangkan pemilihan ISP untuk akses internet kita. Pertimbangan tersebut meliputi fasilitas,kemudahan dan kecepatan akses,harga,serta bantuan teknis yang bisa diperoleh.
            Jika berlangganan internet ke ISP, komputer kita akan terhubung ke ISP tersebut melalui saluran telekomunikasi. Tipe saluran telekomunikasi dan perangkat keras yang digunakkan akan mempengaruhi kecepatan akses internet kita. Pada dasarnya, akses internet dapat dibagi menjadi 2 macam, akses dial up dan akses dedicated.
            Akses dial up dilakukan menggunakan modem (modulator demodulator ) dan saluran telepon. Setiap kali pengguna akan  mengakses internet, pengguna akan medial nomor ISP untuk menyambungkan diri ke internet dan nantinya akan memutuskan hubungan tersebut jika sudah selesai menggunakannya. Biaya dial up ini tergantung pada lamanya akses internet sehingga pengguna yang bijak akan menggunakan internet seefisien mungkin, segera memutuskannya jika sudah tak dipakai. Dalam hal ini pengguna dapat membuat koneksi atau memutus koneksi kapan pun.
            Akses dedicated memberikan layanan non stop sehingga biayanya tidak tergantung pada lamanya pengguna mengakses internet. Pengguna akan dibebani biaya langganan yang biasanya besarnya tetap tiap bulan sesuai tarif ISP.
            Ada beberbagai saluran telekomunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet, seperti saluran telepon rumah, ISDN, DSL,satelit( VSAT), radio paket, TV kabel, saluran listrik, serta saluran telekomunikasi nirkabel
1.      Saluran Telepon
Untuk mengakses internet melaliu saluran telepone, kita memerlukan modem. Modem digunakan untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog pada saat data dari komputer akan dikirimkan melalui saluran telepone dan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital pada saat data dari saluran telepone akan diterim oleh komputer. Modem diperlukan karena komputer hanya mengenal data digital, sedangkan saluran telepon hanya bisa mentransmisikan sinyal analog.
Saluran telepon digunakan untuk menghubungkan komputer kita ke ISP untuk akses internet. Umumnya, kecepatan akses internet melalui telepon di Indonesia berkisar antara 9,6 kbps hingga 28,8 kbps, sedangkan kecpatan akses internet melalui modem yang disediakan ISP sekitar 28,8 kbps hingga 56 kbps.
2.      ISDN (Integrated Service Digital Network)
ISDN merupakan layanan telepon digital berkecepatan tinggi. ISDN memberikan kemungkinan akses internet cepat dengan kecepatan 128 kbps. Akses internet melalui saluran ISDN juga memerlukan modem khusus meskipun sinyal yang ditransmisikan sudah berupa sinyal digital. Dalam hal ini,modem ISDN tidak melakukan konfersi sinyal digital ke sinyal atau sebaliknya,melainkan hanya, memproses sinyal antara komputer dan saluran ISDN.
3.      HDSL (High Data-Rate Digital Subscriber Lines)
HDSL merupakan sistem yang memungkinkan transmisi data berkecepatan       tinggi, 1,544 mbps hingga 2,048 mbps menggunakan saluran kawat twisted pair. Akses internet melalu HDSL cocok digunakan untuk gedung-gedung perkantoran karena aksesnya yang cepat dan memerlukan bandwidth relatif kecil (80 khz-240 khz), serta tidak memerlukan repeater (alat untuk memperkuat kembali sinyal yang melemah karena ditransmisikan).
4.      SDSL(Symetrical Digital Subscriber Line)
Disebut symetric karena kecepatan aliran data untuk upload sama dengan kecepatan aliran data selama download jangkauan SDSL tak lebih dari 3 km, dimana pada jarak tersebut kecepatan aliran datanya dapat mencapai 6 Mbps (rata-rata kecepatannya 1,544 Mbps-2,048 Mbps. Saluran ini cocok untuk akses LAN jarak jauh (remote LAN) atau untuk kompleks perumahan.
5.      ADSL(Asymetric Digital Subscriber Line)        
                              Disebut asymetric karena kecepatan untuk kirim data (upload/upstream) berbeda   dengan kecepatan untuk menerima data (download/downstream). Kecepatan upstream dapat mencapai 8 Mbps, sedangkan kecepatan downstream bisa mencapai 1 Mbps dengan jangkauan kabel maksimum 5,5 km.
6.      VDSL(Very High-Bit-Rate Digital Subsriber Line)
VDSL dapat mengirimkan data dengan kecepatan 1,6 Mbps dan menerima data dengan kecepatan 25 Mbps pada jarak maksimum 900 m. Oleh karena kecepatannya yang tinggi, VDSL memerlukan serat optik untuk tranmisi data. Serat optik memiliki kemampuan  yang jauh lebih tinggi daripada kabel tembaga biasa.              
7.      VSAT(Very Small Aperture Terminal)\
VSAT (Very Small Aperture Terminal) merupakan pilihan bagi mereka yang berada di tempat terpencil dan membutuhkan koneksi internet dimana tidak ada infrastruktur lain seperti leaset line, ADSL,ISDN,bahkan tidak juga telepon. VSAT berbentuk seperti piringan yang berukuran besar dan menghadap ke langit. Dengan peralatan ini maka sinyal digital diterima dan dikirimkan ke satelit. Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya diatas bumi.
Sebenarnya piringan VSAT tersebut menghadap ke sebuah satelit geostasioner. Satelit geostasioner berati satelit tersebut selalu berada di tempat yang sama sejalan dengan perputaran bumi pada sumbunya. Satelit geostasioner mengorbit selalu pada titik yang sama diatas permukaan bumi, katakanlah diatas monas, maka dia akan selalu berada di atas sana dan mengikuti perputaran bumi pada sumbunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar