C.Saluran-saluran akses internet dan kecepatan
aksesnya
Ada
beberapa cara untuk mengakses internet,salah satu diantaranya adalah dengan
menghubungkan komputer kita ke jaringan komputer yang telah terhubung dengan
internet. Dalam hal ini kita perlu mendapatkan izin dari administrator jaringan
tersebut dan melakukan seting pada komputer kita setelah terhubung dengan
jaringan itu.
Cara
yang lain adalah dengan menggunakan saluran telekomunikasi yang kita miliki.
Dalam hal ini terlebih dulu kita sebelumnya perlu menyiapkan perangkat keras
dan perangkat lunak yang dibutuhkan dan menghubungi penyedia layanan internet
(ISP) untuk berlangganan. Ada banyak ISP yang menawarkan beragam fasilitas
kepada konsumennya dengan harga yang bervariasi pula. Oleh karan itu,kita perlu
mempertimbangkan pemilihan ISP untuk akses internet kita. Pertimbangan tersebut
meliputi fasilitas,kemudahan dan kecepatan akses,harga,serta bantuan teknis
yang bisa diperoleh.
Jika
berlangganan internet ke ISP, komputer kita akan terhubung ke ISP tersebut
melalui saluran telekomunikasi. Tipe saluran telekomunikasi dan perangkat keras
yang digunakkan akan mempengaruhi kecepatan akses internet kita. Pada dasarnya,
akses internet dapat dibagi menjadi 2 macam, akses dial up dan akses dedicated.
Akses
dial up dilakukan menggunakan modem (modulator demodulator ) dan saluran
telepon. Setiap kali pengguna akan
mengakses internet, pengguna akan medial nomor ISP untuk menyambungkan
diri ke internet dan nantinya akan memutuskan hubungan tersebut jika sudah
selesai menggunakannya. Biaya dial up ini tergantung pada lamanya akses
internet sehingga pengguna yang bijak akan menggunakan internet seefisien
mungkin, segera memutuskannya jika sudah tak dipakai. Dalam hal ini pengguna
dapat membuat koneksi atau memutus koneksi kapan pun.
Akses
dedicated memberikan layanan non stop sehingga biayanya tidak tergantung pada
lamanya pengguna mengakses internet. Pengguna akan dibebani biaya langganan
yang biasanya besarnya tetap tiap bulan sesuai tarif ISP.
Ada
beberbagai saluran telekomunikasi yang dapat digunakan untuk akses internet,
seperti saluran telepon rumah, ISDN, DSL,satelit( VSAT), radio paket, TV kabel,
saluran listrik, serta saluran telekomunikasi nirkabel
1. Saluran
Telepon
Untuk
mengakses internet melaliu saluran telepone, kita memerlukan modem. Modem
digunakan untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog pada saat data
dari komputer akan dikirimkan melalui saluran telepone dan mengubah sinyal
analog menjadi sinyal digital pada saat data dari saluran telepone akan diterim
oleh komputer. Modem diperlukan karena komputer hanya mengenal data digital,
sedangkan saluran telepon hanya bisa mentransmisikan sinyal analog.
Saluran
telepon digunakan untuk menghubungkan komputer kita ke ISP untuk akses internet.
Umumnya, kecepatan akses internet melalui telepon di Indonesia berkisar antara
9,6 kbps hingga 28,8 kbps, sedangkan kecpatan akses internet melalui modem yang
disediakan ISP sekitar 28,8 kbps hingga 56 kbps.
2. ISDN
(Integrated Service Digital Network)
ISDN
merupakan layanan telepon digital berkecepatan tinggi. ISDN memberikan
kemungkinan akses internet cepat dengan kecepatan 128 kbps. Akses internet
melalui saluran ISDN juga memerlukan modem khusus meskipun sinyal yang
ditransmisikan sudah berupa sinyal digital. Dalam hal ini,modem ISDN tidak
melakukan konfersi sinyal digital ke sinyal atau sebaliknya,melainkan hanya,
memproses sinyal antara komputer dan saluran ISDN.
3. HDSL
(High Data-Rate Digital Subscriber Lines)
HDSL
merupakan sistem yang memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi, 1,544 mbps hingga 2,048 mbps
menggunakan saluran kawat twisted pair. Akses internet melalu HDSL cocok
digunakan untuk gedung-gedung perkantoran karena aksesnya yang cepat dan
memerlukan bandwidth relatif kecil (80 khz-240 khz), serta tidak memerlukan
repeater (alat untuk memperkuat kembali sinyal yang melemah karena
ditransmisikan).
4. SDSL(Symetrical
Digital Subscriber Line)
Disebut
symetric karena kecepatan aliran data untuk upload sama dengan kecepatan aliran
data selama download jangkauan SDSL tak lebih dari 3 km, dimana pada jarak
tersebut kecepatan aliran datanya dapat mencapai 6 Mbps (rata-rata kecepatannya
1,544 Mbps-2,048 Mbps. Saluran ini cocok untuk akses LAN jarak jauh (remote
LAN) atau untuk kompleks perumahan.
5. ADSL(Asymetric
Digital Subscriber Line)
Disebut
asymetric karena kecepatan untuk kirim data (upload/upstream) berbeda dengan kecepatan untuk menerima data (download/downstream). Kecepatan upstream dapat
mencapai 8 Mbps, sedangkan kecepatan downstream bisa mencapai 1 Mbps dengan
jangkauan kabel maksimum 5,5 km.
6. VDSL(Very
High-Bit-Rate Digital Subsriber Line)
VDSL
dapat mengirimkan data dengan kecepatan 1,6 Mbps dan menerima data dengan
kecepatan 25 Mbps pada jarak maksimum 900 m. Oleh karena kecepatannya yang
tinggi, VDSL memerlukan serat optik untuk tranmisi data. Serat optik memiliki
kemampuan yang jauh lebih tinggi
daripada kabel tembaga biasa.
7. VSAT(Very
Small Aperture Terminal)\
VSAT
(Very Small Aperture Terminal) merupakan pilihan bagi mereka yang berada di
tempat terpencil dan membutuhkan koneksi internet dimana tidak ada
infrastruktur lain seperti leaset line, ADSL,ISDN,bahkan tidak juga telepon.
VSAT berbentuk seperti piringan yang berukuran besar dan menghadap ke langit.
Dengan peralatan ini maka sinyal digital diterima dan dikirimkan ke satelit.
Satelit berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya
diatas bumi.
Sebenarnya piringan VSAT
tersebut menghadap ke sebuah satelit geostasioner. Satelit geostasioner berati
satelit tersebut selalu berada di tempat yang sama sejalan dengan perputaran
bumi pada sumbunya. Satelit geostasioner mengorbit selalu pada titik yang sama
diatas permukaan bumi, katakanlah diatas monas, maka dia akan selalu berada di
atas sana dan mengikuti perputaran bumi pada sumbunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar